Kemasan produk memiliki peran penting dalam kualitas dan persaingan dengan produk kompetitor. Tidak hanya itu, kemasan dengan desain dan visual yang menarik dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap suatu produk karena manusia cenderung lebih melihat visual dan memiliki persepsi bahwa kemasan yang bagus pastilah memiliki kualitas produk yang baik juga. Maka dari itu penting untuk memberi kemasan yang jelas dan terbaik. Untuk desain kemasan kita dapat mencantumkan logo, gambar, informasi, varian, dan banyak lagi. Namun semua itu tidaklah harus di masukkan dalam desain kemasan kita. terdapat dua opsi umum yang dapat dilakukan yaitu dengan metode sablon dan label stiker. Lalu sablon vs label stiker mana yang lebih baik?
Kedua metode ini menjadi yang paling umum digunakan untuk packaging kemasan, baik perawatan wajah, parfum, hingg produk makanan. Tetapi mana yang paling unggul untuk kemasan produk kita? Mari kita bedah perbedaan label stiker dan sablon berdasarkan kelebihan dan kekurangannya.
Volume pesanan
Jika Anda memiliki banyak kemasan produk yang akan dicetak, sablon menjadi pilihan yang cocok. Karena biaya yang dikeluarkan untuk produksi massal lebih murah dibanding dengan produksi yang sedikit. Beberapa perusahaan jasa sablon juga menerapkan MOQ yang pastinya dengan harga terjangkau. Namun jika Anda ingin sablon produk dengan jumlah yang sedikit, tetap bisa ya dan pastinya untuk harga akan disesuaikan kembali.
Contohnya untuk stiker memiliki banyak varian harga tergantung ukuran, potongan, dan bahan yang digunakan. Label juga dapat diproduksi dalam jumlah yang lebih sedikit.
Desain
Untuk desain dengan teks atau gambar yang sederhana dan tidak rumit kedua metode ini masih dapat dilakukan. Namun akan lebih direkomendasikan menggunakan stiker untuk desain yang sangat rumit dan ingin terlihat lebih realistis. Karena penggunaan warna pada stiker lebih banyak dibanding sablon. Karena sablon tidak dapat mengkap gambar dengan detail dan biaya nya akan semakin tinggi jika menggunakan warna yang banyak. Sablon cocok untuk Anda yang ingin memiliki tampilan dengan kesan timbul atau bertekstur. Dengan efek high build membuat tampilan sablon terasa timbul. Anda juga bisa memberikan efek seperti menempelkan label padahal menggunakan sablon. Seperti pada gambar di bawah ini.

Sablon botol kaca mirip stiker (Sumber: jasaplastik.com)
Pemborosan
Jika Anda menggunakan jasa sablon pada kemasan produk, dan saat sedang proses produksi terjadi kesalahan posisi ataupun warna, sablon masih dapat diubah dengan menghapus sablon yang salah dan melakukan setting ulang. Tidak membuang film yang sudah jadi, berbeda jika memiliki desain yang ingin diubah, pastinya harus mengganti film dan membuang film yang lama.
Sedangkan stiker ketika kita memiliki kesalahan posisi saat menempelkannya ke kemasan produk, kita harus melepaskannya dan memastikan lem nya tidak tertinggal. Stiker yang sudah bekas ini tidak dapat digunakan kembali karena akan lecek dan tidak bagus lagi. Sama seperti sablon, jika ingin mengubah desain pastinya akan mengulang kembali semua dan membuat stiker baru. Dengan kata lain, sablon lebih hemat dan tidak banyak mengeluarkan biaya dibandingkan label stiker.
Penyimpanan
Berikutnya penyimpanan, pada tahap ini baik stiker maupun sablon sama-sama membutuhkan banyak tempat. Baik saat produksi berjalan maupun penyimpanan wadah sebelum di cetak.
Kualitas
Selanjutnya dari segi kualitas, sablon memiliki ketahanan yang lebih kuat dan tahan lama untuk jangka waktu panjang karena tidak menggunakan kertas melainkan tint yang langsung diaplikasikan pada kemasan produk. selain itu beberapa tempat jasa sablon menggunakan tinta berkualitas tinggi yang anti luntur maupun goresan, salah satu nya ada dari jasa sablon rajawalimall.com. Mereka menggunakan tinta yang dijamin bertahan dari goresan juga luntur dari alkohol.
Sedangkan label stiker memiliki daya rekat yang kuat dan tahan lama, namun label stiker tidak bisa bertahan jangka panjang terutama untuk produk yang sering disentuh dan sering terkena air. Karena seiring berjalan waktu stiker akan terkelupas, desain pada stiker pun akan pudar. Yang nantinya hanya menyisakan kertas dengan lem yang membuat tampilannya tidak menarik dan kotor.
Nah itu lah perbedaan sablon label stiker, dalam pertimbangkan untuk memilih antara stiker dan sablon pada kemasan produk memang bukan keputusan sepele. Karena keduanya akan menjadi penentu bagaimana produk kita kedepannya nanti. Keduanya menawarkan keunggulan dan kekurangan masing-masing, tergantung pada kebutuhan spesifik dan anggaran yang tersedia. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti volume produksi, desain yang diinginkan, kualitas, dan penyimpanan Anda dapat menentukan opsi terbaik untuk membuat produk Anda semakin menonjol di pasar dan memikat hati konsumen. Namun untuk Anda yang ingin menggunakan sablon Anda bisa kunjungi PORTOFOLIO kami atau hubungi [di sini] untuk jasa sablon kemasan produk. Mereka memberikan jasa sablon dengan kualitas yang baik dan dapat menyablon dalam berbagai wadah, bentuk, material dan dapat sablon dengan volume kecil. Jadi, sudahkah Anda menentukan pilihan yang tepat untuk kemasan produk Anda?


Add a Comment